Senin, 10 Agustus 2020

Cara untuk Menjadi Orang yang Pintar

Sebelumnya saya ucapkan terimakasih karena sudah bersedia menyempatkan waktu kalian untuk mampir dan membaca artikel di blog sederhana ini. Kunjungan anda adalah kebanggan bagi saya sekaligus penyemangat untuk membuat artikel-artikel kedepannya. Mohon maaf juga apabila kata-kata di artikel ini nanti menyinggung  perasaan kalian semua.

Hmmmm, kok bisa ya kalian sampai di halaman artikel ini. Kalau saya boleh menebak, pasti kalian mempunyai masalah tentang kepintaran. Mungkin saat ini kalian sedang mengalami persaingan dalam memperoleh nilai yang bagus di bidang akademik kalian, entah itu di sekolah, kampus, ataupun di pesantren . Dalam kata lain mungkin anda saat ini sedang kurang pintar, atau mungkin malah dari zaman dahulu.

Saya dan kalian semua pastinya pernah atau bahkan sedang mengalami fase-fase merasa sulit untuk mempelajari sesuatu, kalah saing dengan saingan kalian dalam hal akademik, atau mendapat nilai yang jelek di sekolah maupun kampus. Tentunya untuk menghadapi fase-fase tersebut kalian ingin menjadi pintar. Tenang bro and sis, di akhir artikel nanti akan saya berikan sebuah solusi, tapi scrollnya santai saja ya, baca saja artikel ini dengan baik-baik siapa tau ada beberapa nilai-nilai yang bisa kita petik.

Tidak bisa dipungkiri bahwa Tuhan telah menciptkan manusia dengan kelebihnnya masing-masing. Dibalik kelebihan tersebut tentunya terdapat berbagai kekurangan. Tidak ada manusia yang sempurna karena kesempurnaan adalah milik Tuhan semesta alam semata. Begitu halnya dengan tingkat kepintaran seseorang. Ada seseorang yang dari lahir memang sudah di anugerahi kepintaran yang lebih daripada manusia-manusia pada umumnya. Namun dibalik kepintarannya pasti ada kekurangan yang ia punya, entah itu fisiknya, kesehatannya, sosialnya, keluarganya, dan sebagainya. Seseorang pastinya juga memiliki kelebihan dalam bidang tertentu. Seseorang pintar dalam bidang akademik namun buruk dalam bersoisalisai, pintar dalam bidang olahraga namun buruk dalam bidang musik, pintar dalam bidang menipu buruk dalam kejujuran, dan lain sebagainya.

“Siapa sih yang tidak ingin menjadi pintar ?”. “Apakah kalian benar-benar ingin menjadi pintar ?”. Kalau saya sendiri sih tidak ingin menjadi pintar. Saya pribadi ingin selalu menjadi seorang yang  bodoh. Kok pingin jadi bodoh sih… eits tunggu dulu, kalimat saya tersebut belum lengkap. Lebih lengkapnnya saya ingin selalu menjadi orang bodoh yang membenci kebodohannya. “Bukankah kebencian itu suatu hal yang buruk?”, ya memang kebencian merupakan suatu hal yang negatif dan buruk. Namun kadang-kadang kita juga membutuhkan kebencian. Kebencian dan kebodohan adalah hal yang negatif. Pada perkalian dan pembagian dalam ilmu matematika apabila bilangan negatif bertemu dengan bilangan negatif maka menghasilkan bilangan positif. Hal seperti itulah yang mungkin diterapkan dalam kehidupan.

“Apakah kalian benar-benar ingin menjadi pintar ?”. Kalau saya sih mending menjadi bodoh saja. “Apa sih tolok ukur untuk dikatakan pintar bagi kalian?”. Rangking satu di dalam kelas?, menang lomba-lomba akademik?, hafal berbagai hal yang sulit dihafal orang pada umumnya, paham rumus-rumus matematika, atau apa?. Terus kalau kalian berhasil menjadi pintar sesuai yang kalian inginkan, kalian akan kenapa?, akan bagaimana?, akan ngapain?. Apakah kalian akan bangga?.  Bahkan tidak sedikit saya melihat orang-orang yang pintar akan sombong dengan kepintarannya. Memang sih dengan menjadi pintar kita akan mudah untuk mendapatkan uang. Dengan uang kita bisa mendapatkan apa saja. Namun saya tidak yakin uang bisa menjamin segalanya.  Maka dari itulah saya lebih memilih untuk menjadi orang bodoh. Saya berpegangan dengan kata-kata yang tentunya tidak asing bagi kita yaitu “diatas langit masih ada langit”. Jika kita berhasil menjadi kepala desa maka diatasnya masih ada camat, bupati, gubernur, presiden dan seterusnya.

Baiklah, kalau kalian masih ngebet banget pingin menjadi pintar, sesua janji yang saya tuliskan diatas saya akan segera memberikan cara untuk menjadi orang yang pintar. Sebenarnya caranya cukup simpel namun cara ini sangat manjur. Mohon disimak baik-baik ya sob…

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.


“Kalau pengen jadi pintar ya belajarlah goblok”

Edit

Artikel Terkait:

0 komentar:

Posting Komentar